Sertifikat PayTren syariah DSN MUI yang diserahkan oleh Bapak Kyai Moh Makruf Amin ketua MUI kepada Ustadz Yusuf Mansur ( Presdir Treni ) menjadi kebahagiaan bagi keluarga besar PayTren dan mitra-mitra yang saat ini sudah tembus 1.5 juta mitra. Dengan pertumbuhan yang cepat mencapai lebih dari 30ribu mitra baru tiap bulan maka PayTren adalah komunitas besar.

Apresiasi para tokoh-tokoh Indonesia mulai dari ulama hingga para pelaku bisnis membuktikan PayTren merupakan produk yang bermanfaat bagi siapa saja. Berikut ini adalah komentar-komentar para tokoh pasca diterimanya sertifikat PayTren syariah DSN MUI.

“Dengan peresmian PayTren sebagai e-payment Indonesia yang syariah merupakan salah satu tonggak dalam membangun pilar Ekonomi Syariah yang mengutamakan pembangunan dari masyarakat bawah yang kita kenal dengan Arus Baru Ekonomi Indonesia yaitu Ekonomi Syariah”

– Prof. Dr. (H.C.) KH. Ma’ruf Amin (DSN MUI)

[sociallocker]

Komposisi demografi Indonesia, Umat Islam berkisar 90 % sedangkan yang Non- Islam 10%, namun ironisnya nilai ekonomi yang dikuasai oleh Umat Islam hanya berkisar 10% saja sedangkan 90% sisanya adalah dikuasai oleh para konglomerasi dan kontribusi usaha besar. Ketika Pak Mar’uf Amin dalam kesempatan ini dengan membakar semangat lewat jargon “Mari Bung Rebut Kembali”, maka dari itu warga Banten, Bugis, warga Padang, Sunda dan warga Indonesia lainnya, yang sudah berakar dalam perniagaan tradisional di pasar-pasar konvensional sejak dulu, kita bangkitkan kembali dalam semangat ekonomi umat tanpa merebut hak orang dan merugikan. Salah satunya adalah dengan cara menghijrahkan umat ini dari “employee Mentality ke entreprenership Mentality” sehingga kita bisa bangkit dan menjadi individu-individu yang siap terjun ke ekonomi global”

– Buya Anwar

“Inilah yang paling dinantikan umat Muslim di Indonesia dan masyarakat di seluruh pelosok negeri bisa berbisnis dengan PayTren. Harapan saya PayTren bisa semakin mendunia dan sukses selalu”

– Jody Brotosuseno, Owner Waroeng Steak & Shake

“Dengan diterimanya Sertifikat Syariah dari DSN-MUI, maka PayTren sebagai salah satu inovator di dalam pembayaran digital telah memenuhi syarat dan kriteria digital payment dan Financial technology syariah pertama di Indonesia. Ini menjadi angin segar bari para PayTrener di seluruh dunia dan juga masyarakat Indonesia serta menandai bahwa karya anak bangsa yang penuh inovasi ini siap bersaing dalam bisnis digital dunia”

– Bari Arijono, Ketua Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia (ADEI)

Momen penuh berkah ini telah menjawab pertanyaan masyarakat tentang bagaimana bisnis yang dikelola oleh PayTren. Dengan keluarnya sertifikasi syariah ini akan menambah kepercayaan masyarakat kepada PayTren, Insya Allah”

– Ustadz Anwar Sani, Darul Qur’an

“Pencapaian PayTren dalam meraih sertifikasi Syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI merupakan terobosan dari langkah lanjutan serta visi misi PayTren itu sendiri dalam mencapai target 10 Juta user pada 2021 dan ini juga langkah baik yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Momen ini juga kelak akan melahirkan para pengusaha-pengusaha muda digital dan PayTren diharapkan menjadi trendsetter dalam industri digital Indonesia”

– Harry KW Haryono, CEO PT Pillar Fintech Solusindo

 

“Sertifikasi Syariah ini menjadi satu-satunya yang pertama d Indonesia untuk kategori Payment Gateway sehingga ini merupakan peluang yang besar mengingat masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam dan membuktikan bahwa aplikasi PayTren memang cocok untuk masyarakat Indonesia pada umumnya”

– Dedi Yudian, Ketua Komite Penyelarasan Teknologi Informasi & Komunikasi (KPTIK)

[/sociallocker]

Itulah beberapa komentar atau testimoni para tokoh-tokoh di Indonesia terkait Sertifikat PayTren Syariah DSN MUI. Apa menurut pendapat anda? Semoga semakin yakin buat yang belum gabung dengan PayTren ini.


Mau Daftar PayTren?
Hubungi Sponsor PayTren Dan Pembimbing Anda

Nama: Budi Menoreh ID Mitra: VP6926012 Whatsapp: 085727771001

 

%d blogger menyukai ini: